Jual Pasir Zeolit Alam Murah
Ady Water Menjual Pasir Zeolit a Alam dengan harga murah
hubungi kami untuk informasi harga pasir Zeolit alam
A. Pengantar
Sheppard, R.
A. and Gude, A.J.. 1969. Chemical
Composition and Physical Properties of The Related Zeolites Offretite and Erionite. American Mineralogist: 54: 875-886
keyword: Jual Pasir Zeolit, Jual Zeolit Alam, Pasir Zeolit itu apa?, Harga Pasir Zeolit, Distributor Zeolit, Suplier Pasir Zeolit Alam jakarta Bandung Bekasi Tangerang, Fungsinya zeolit apa?
Ady Water Menjual Pasir Zeolit a Alam dengan harga murah
hubungi kami untuk informasi harga pasir Zeolit alam
- Kontak 085723529677
- Call: 081322599149
- Whats app: 081809064845
- PIN BB 29D2DE88
- adywater@gmail.com
- fax/Phone :022-7238019
Kantor:
Jakarta:
Jalan Kemanggisan Pulo 1, No. 6 Slipi Jakarta Barat
Bandung:
Jalan Sadang Serang, Bukit Reuma No 23 Kec. Coblong Kota Bandung Jawa Barat
Jalan Sadang Serang, Bukit Reuma No 23 Kec. Coblong Kota Bandung Jawa Barat
Surabaya:
Pondok Benowo Indah Blok. P NO. 2 Surabaya Barat
Pondok Benowo Indah Blok. P NO. 2 Surabaya Barat
A. Pengantar
Zeolit pertama kali
ditemukan oleh Freiherr Axel Cronstedt, seorang ahli mineralogi dari Swedia
pada tahun 1756 (Sheppard, 1969: 875-886). Istilah
zeolit berasal dari bahasa Yunani “zein” yang berarti membuih, dan “lithos”
yang berati batu. Zeolit (Zeinlithos) atau berarti juga batuan mendidih,
di dalam riset-riset kimiawan telah lama menjadi pusat perhatian. Zeolit merupakan mineral alumina silikat terhidrat yang
dapat mengikat molekul air secara reversible. Penggunaan zeolit berkaitan
dengan tiga sifat penting yang dimilikinya, yaitu: kemampuannya dalam melakukan
pertukaran ion, daya serap dan daya saring molekuler, serta daya katalis. Pemanfaatannya
utama zeolit sebagai penukar ion untuk pelunakan air, untuk menghilangkan dan
pengikatan radionuklida serta penyerapan logam berat dari limbah tercemar dan
penghilangan ion amonium dari limbah cair. Zeolit menurut proses pembentukannya dibagi 2, yaitu :
zeolit alam (natural zeolit) dan
zeolit sintetis (syntetic zeolit).
Sedangkan berdasarkan ukuran porinya, zeolit dapat diklasifikasikan menjadi 3
golongan, yaitu: zeolit dengan pori kecil (small
pore zeolit), zeolit dengan pori medium (medium
pore zeolit), dan zeolit dengan pori besar (large pore zeolit).
B.
Rumus Umum
Rumus
umum zeolit adalah Mx/n[(AlO2)x(SiO2)y].mH2O,
di mana M adalah kation bervalensi n, (AlO2)x(SiO2)y
adalah kerangka zeolit yang bermuatan negative, H2O adalah
molekul air yang terhidrat dalam kerangka zeolit. Zeolit pada umumnya dapat
dibedakan menjadi dua, yaitu zeolit alam dan zeolit sintetik. Zeolit alam
biasanya mengandung kation-kation K+ ,Na+, Ca2+
atau Mg2+ sedangkan zeolit sintetik biasanya hanya mengandung
kation-kation K+ atau Na+. Pada zeolit alam, adanya
molekul air dalam pori dan oksida bebas di permukaan seperti Al2O3,
SiO2, CaO, MgO, Na2O, K2O dapat menutupi
pori-pori atau situs aktif dari zeolit sehingga dapat menurunkan kapasitas
adsorpsi maupun sifat katalisis dari zeolit tersebut. Inilah alasan mengapa
zeolit alam perlu diaktivasi terlebih dahulu sebelum digunakan. Aktivasi zeolit
alam dapat dilakukan secara fisika maupun kimia. Secara fisika, aktivasi dapat
dilakukan dengan pemanasan pada suhu 300-400 oC dengan udara panas
atau dengan sistem vakum untuk melepaskan molekul air. Sedangkan aktivasi
secara kimia dilakukan melalui pencucian zeolit dengan larutan Na2EDTA
atau asam-asam anorganik seperti HF, HCl dan H2SO4 untuk
menghilangkan oksida-oksida pengotor yang menutupi permukaan pori.
1. Rasio Si/Al
Rasio
Si/Al merupakan perbandingan jumlah atom Si terhadap jumlah atom Al di dalam
kerangka zeolit. Zeolit-A merupakan zeolit sintetik yang mempunyai rasio Si/Al
sama dengan satu. Beberapa zeolit mempunyai rasio Si/Al yang tinggi seperti
zeolit ZK-4 (LTA), yang mempunyai struktur kerangka seperti zeolit-A, mempunyai
rasio 2,5. Banyak zeolit sintetik yang dikembangkan untuk katalis mempunyai
kadar Si yang tinggi seperti ZMS-5 (MFI) (Zeolit Socony-Mobil) dengan
rasio Si/Al antara 20 sampai tak terhingga (murni SiO2). Ini jauh
melebihi mordenit (rasio Si/Al = 5,5) yang merupakan zeolit alam yang dikenal
paling banyak mengandung Si.
Perubahan
rasio Si/Al dari zeolit akan mengubah muatan zeolit sehingga pada akhirnya akan
mengubah jumlah kation penyeimbang. Lebih sedikit atom Al artinya lebih sedikit
muatan negatif pada zeolit sehingga lebih sedikit pula kation penyeimbang yang
ada. Zeolit berkadar Si tinggi bersifat hidrofobik dan mempunyai affinitas
terhadap hidrokarbon.
2. Kation Penyeimbang
Kerangka Si/Al-O pada zeolit bersifat rigid, akan tetapi
kation bukan merupakan bagian dari kerangka ini. Kation yang berada di dalam
rongga zeolit disebut exchangeable cations karena bersifat mobil dan
dapat digantikan oleh kation lainnya.
Keberadaan dan posisi kation pada zeolit sangat penting
untuk berbagai alasan. Lingkar silang dari cincin dan terowongan pada
strukturnya dapat diubah dengan mengubah ukuran atau muatan kation. Secara
signifikan hal ini akan mempengaruhi ukuran molekul yang dapat teradsorbsi.
Pengubahan pada pengisian kationik juga akan mengubah distribusi muatan di
dalam rongga yang akan mempengaruhi sifat adsorptif dan aktivitas katalitik
dari zeolit tersebut. Dengan alasan ini maka sangat penting untuk mengatur
posisi kation di dalam kerangka dan banyak penelitian telah dilakukan untuk
maksud tersebut.
C.
Struktur
Zeolit
umumnya memiliki struktur tiga dimensi, yang terbentuk dari tetrahedral alumina
dan silika dengan rongga-rongga di dalam yang berisi ion-ion logam, biasanya
alkali atau alkali tanah dan molekul air yang dapat bergerak bebas. Secara
empiris, rumus molekul zeolit adalah Mx/n.(AlO2)x.(SiO2)y.xH2O.
Struktur zeolit sejauh ini diketahui bermacam-macam, tetapi secara garis besar
strukturnya terbentuk dari unit bangun primer, berupa tetrahedral yang kemudian
menjadi unit bangun sekunder polihedral dan membentuk polihendra dan akhirnya
unit struktur zeolit.
Berikut
adalah beberapa contoh jenis mineral zeolit beserta rumus kimianya :
Nama Mineral
|
Rumus Kimia Unit Sel
|
Analsim
|
Na16(Al16Si32O96).
16H2O
|
Kabasit
|
(Na2,Ca)6 (Al12Si24O72).
40H2O
|
Klipnoptolotit
|
(Na4K4)(Al8Si40O96).
24H2O
|
Erionit
|
(Na,Ca5K) (Al9Si27O72).
27H2O
|
Ferrierit
|
(Na2Mg2)(Al6Si30O72).
18H2O
|
Heulandit
|
Ca4(Al8Si28O72).
24H2O
|
Laumonit
|
Ca(Al8Si16O48).
16H2O
|
Mordenit
|
Na8(Al8Si40O96).
24H2O
|
Filipsit
|
(Na,K)10(Al10Si22O64).
20H2O
|
Natrolit
|
Na4(Al4Si6O20).
4H2O
|
Wairakit
|
Ca(Al2Si4O12).
12H2O
|
Di
Indonesia, jumlah zeolit sangat melimpah dan tersebar di berbagai daerah baik
di pulau Jawa, Sumatera, dan Sulawesi. Pemanfaatan zeolit Indonesia untuk
penggunaan secara langsung belum dapat dilakukan, karena zeolit Indonesia banyak
mengandung campuran (impurities) sehingga perlu dilakukan pengolahan terlebih
dahulu untuk menghilangkan atau memisahkannya dari kotoran-kotoran.
D.
Sifat
Unik Zeolit
Karena
sifat fisika dan kimia dari zeolit yang unik, sehingga dalam dasawarsa ini, zeolit
oleh para peneliti dijadikan sebagai mineral serba guna. Sifat-sifat unik
tersebut meliputi dehidrasi, adsorben dan penyaring molekul, katalisator, dan
penukar ion. Zeolit mempunyai sifat dehidrasi (melepaskan molekul H20)
apabila dipanaskan. Pada umumnya struktur kerangka zeolit akan menyusut. Tetapi
kerangka dasarnya tidak mengalami perubahan secara nyata. Disini molekul H2O
seolah-olah mempunyai posisi yang spesifik dan dapat dikeluarkan secara
reversibel. Sifat zeolit sebagai adsorben dan penyaring molekul,
dimungkinkan karena struktur zeolit yang berongga, sehingga zeolit mampu
menyerap sejumlah besar molekul yang berukuran lebih kecil atau sesuai dengan
ukuran rongganya. Selain itu kristal zeolit yang telah terdehidrasi merupakan
adsorben yang selektif dan mempunyai efektivitas adsorpsi yang tinggi.
Kemampuan
zeolit sebagai katalis berkaitan dengan tersedianya pusat-pusat aktif
dalam saluran antar zeolit. Pusat-pusat aktif tersebut terbentuk karena adanya
gugus fungsi asam tipe Bronsted maupun Lewis. Perbandingan kedua jenis asam ini
tergantung pada proses aktivasi zeolit dan kondisi reaksi. Pusat-pusat aktif
yang bersifat asam ini selanjutnya dapat mengikat molekul-molekul basa secara
kimiawi. Sedangkan sifat zeolit sebagai penukar ion karena adanya kation
logam alkali dan alkali tanah. Kation tersebut dapat bergerak bebas didalam
rongga dan dapat dipertukarkan dengan kation logam lain dengan jumlah yang
sama. Akibat struktur zeolit berongga, anion atau molekul berukuran lebih kecil
atau sama dengan rongga dapat masuk dan terjebak.
E. Aplikasi Zeolit
Seperti
telah disinggung di atas, bahwasanya dalam dasawarsa ini, zeolt telah
dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat. Table 1 adalah beberapa contoh bidang
aplikasi zeolit.
Tabel
1. Bidang Aplikasi Zeolit dan Penerapannya
Bidang/Sektor
|
Aplikasi
|
Pertanian
|
Penetral keasaman tanah, meningkatkan
aerasi tanah, sumber mineral pendukung pada pupuk dan tanah, serta sebagai
pengontrol yang efektif dalam pembebasan ion amonium, nitrogen, dan kalium
pupuk.
|
Peternakan
|
Meningkatkan nilai efisiensi nitrogen,
dapat mereduksi penyakit lembuhg pada hewan ruminensia, pengontrol
kelembaban kotoran hewan dan kandungan amonia kotoran hewan.
|
Perikanan
|
Membersihkan air kolam ikan yang
mempunyai sistem resikurlasi air, dapat mengurangi kadar nirogen pada kolam
ikan.
|
Energi
|
Sebagai katalis pada proses pemecahan
hidrokarbon minyak bumi, sebagai panel-panel pada pengembangan energi
matahari, dan penyerap gas freon.
|
Industri
|
Pengisi (filler) pada industri kertas,
semen, beton, kayu lapis, besi baja, dan besi tuang, adsorben dalam industri
tekstil dan minyak sawit, bahan baku pembuatan keramik.
|
Sumber:
http://www.chem-is-try.org/artikel_kimia/kimia_material/zeolit_sebagai_mineral_serba_guna/
Sifat-sifat
unik zeolit yaitu dehidrasi, adsorben dan penyaring molekul, katalisator, dan
penukar ion memungkinkan penggunaannya sangat luas. Zeolit secara luas digunakan terutama dalam tiga aplikasi: adsorben,
katalis, pertukaran ion (Auerbach, 2003: 14)
1. Aplikasi adsorben
Tabel 2 berisi daftar aplikasi adsorben umum dan berfokus pada membersihkan molekul polar atau senyawa terpolarisasi untuk proses pemurnian dan pemisahan massal didasarkan pada proses penyaringan molekuler.
Zeolit berfungsi sebagai
penyaring alami. Air tanah yang dilewatkan kolom gelas berisi zeolit, kadar Fe
dapat diturunkan sampai 55%, sedangkan kadar Mn dapat diturunkan sampai 100%
(Abdur Rahman & Budi Hartono. 2004: 1-6).
Table
2 Aplikasi Adsorben Zeolite sebagai Saringan Molekuler Komersial
Pemurnian
|
Pemisahan
massal
|
Pengeringan
·
Gas alam
·
Cracking gas
·
Jendela terisolasi
·
Refrigerant (pembeku)
|
Pemisahan
n-parafin atau isoparafin
Pemisahan
xylena
|
Membersihkan
CO2: gas alam dan pabrik oksigen cair
|
Pemisahan
olefin
Pemisahan
pelarut organik
|
Membersihkan
senyawa belerang
|
O2
dari udara
|
Sweetening
gas alam dan LPG
|
Pemisahan
CO2, SO2, dan NH3
|
Membersihkan
polutan: Hg, NOx, SOx
|
Pemisahan
gula
|
Membersihkan
bahan organic dan anorganik dari aliran umpan asam asetat komersial
|
Pemisahan
asam amino dan nitroamina
|
(Sumber: Auerbach, 2003: Chapter 1
p 14)
2. Aplikasi katalisis
Tabel 3 berisi daftar aplikasi utama katalisis oleh zeolit. Transformasi
hidrokarbon oleh
zeolit, pertukaran kation NH4+ dan spesi
multivalen. Zeolit mengalami peningkatan
penggunaan untuk sintesis bahan kimia organik antara. Keuntungan dari zeolit sebagai katalis heterogen adalah pemisahannya mudah dan mudah dilakukan regenerasi. Setiadi dan
kawan-kawan menemukan bahwa metanol (CH3OH)
dapat dibuat dari umpan utama gas CO2 dan H2 dengan
katalis katalis zeolit alam. Meskipun telah ada penemuan peningkatan
kinerja zeolit selama 50 tahun
terakhir, tetapi hanya
sebagian sangat kecil yang pernah menemukan aplikasi yang dapat
digunakan secara komersial.
3. Aplikasi
pertukaran ion
Tabel 4 adalah
daftar aplikasi zeolit untuk pertukaran ion. Penggunaan utama dari zeolit sebagai penukar ion adalah untuk pelunakan air dalam industri deterjen dan penggunaan pengganti
fosfat.
Zeolit mampu menggantikan peran fosfat sebagai pembentuk (builders)
dalam detergen (Harjanto, 1987). Penggunaan zeolit sebagai pembentuk memiliki
beberapa keunggulan antara lain: (1) zeolit menurunkan ongkos produksi detergen
(low cost), (2) menurunkan kesadahan air, dan (3) menghilangkan
logam-logam berat seperti besi, mangan, dan tembaga. Selektivitas zeolit A untuk Ca2+ menghasilkan keuntungan yang unik. Zeolit alam
penggunaannya
cukup baik
untuk membersihkan radioisotop Cs+ dan Sr2+ dengan
pertukaran ion dari aliran limbah radioaktif.
4.
Aplikasi
lainnya
Tabel 5 memberikan contoh aplikasi zeolit yang berhubungan
dengan kesehatan. Aplikasi massal untuk serbuk zeolit telah muncul untuk
menghilangkan bau dan sebagai aditif plastik.
Zeolit diyakini dapat melindungi dan
memulihkan kesehatan kita dengan cara-cara:
• Menghilangkan
radiasi keracunan (x-ray, keamanan scanner, nuklir)
• Detoksifikasi
logam berat, termasuk mercury, timbal, & cadmium
• Mengurangi
lingkungan beracun (asap, radiasi ponsel, bahan kimia)
• Menonaktifkan
kanker, virus, dan parasit
• Menghapus
bahan radioaktif dari tubuh (cesium, plutonium, dan uranium)
• Meningkatkan
sistem kekebalan tubuh, menghilangkan racun dan merevitalisasi tubuh
F.
Rekayasa
Zeolit
Penelitian
mengenai zeolit telah berkembang menuju preparasi material baru dengan
memasukkan berbagai molekul atau ion ke dalam sangkar zeolit. Misalnya pigmen
ultramarine pada struktur sodalite dan mengandung ion S3-
yang terjerat pada sangkar yang memberikan warna biru yang menarik.Salah satu
bidang penelitian ini telah terfokus pada pembentukan deposit material
semikonduktor pada sangkar zeolit. Hasilnya berupa partikel yang sangat kecil
yang disebut titik quantum (quantum dots). Partikel ini mempunyai sifat
elektronik, magnetik dan optikal yang sangat menarik yang merupakan konsekuensi
dari ukurannya daripada dari komposisi kimia. Selama proses pengisian pori,
titik quantum menjadi bersambung dan material yang dihasilkan mempunyai sifat
intermediet diantara partikel diskrit dan bulk semikonduktor. Salah satu
contohnya adalah band gap semikonduktor CdS yang membentuk kubik diskrit
klaster (CdS)4 pada sangkar sodalite dari zeolit-A, -X dan –Y yang
berbeda dengan bulk CdS.
Berbagai
molekul atau ion lain dapat dimasukkan ke dalam β-cages dari zeolit termasuk
logam alkali, perak dan garam perak, selenium serta berbagai polimer konduktif.
Berbagai material baru ini sedang diteliti dengan pusat perhatian pada sifat
fisika yang penting (semikonduktor, fotokonduktif dan konduktivitas ion,
luminescence, warna dan efek ukuran quantum) yang kemudian mempunyai
kemungkinan eksploitasi secara komersial.
G. Referensi
Abdur Rahman & Budi Hartono. 2004. Makara,
kesehatan, vol. 8, no. 1, juni 2004: 1-6:
“Penyaringan air tanah dengan zeolit alami untuk
menurunkan
kadar besi dan mangan”. Jakarta: Departemen Kesehatan Lingkungan, Fakultas Kesehatan
Masyarakat, Universitas Indonesia, Depok 16424, Indonesia
Auerbach, Scott
M., Carrado, Kathleen A., & Dutta, Prabir K.. 2003. Handbook of zeolite
science and technology. New York:
Marcel Dekker, Inc.
Harjanto, S.,
(1987) : Lempung, Zeolit, Dolomit, dan Magnesit, Publikasi khusus,
Direktorat
Sumber Daya Mineral, 108-119.
Muhammad
Rif’an.
2005. Zeolit, kristal ajaib dari gunung
berapi. Majalah ACID Edisi
III/Tahun
V/Mei 2005. Bandar Lampung
Setiadi, Yanes Darmawan, R. Melisa Fitria. Tanpa
Tahun. Pemanfaatan zeolit alam sebagai
komponen penyangga katalis untuk reaksi
hidrogenasi CO2 dan perengkahan minyak sawit. Jakarta: Departemen Teknik Kimia, Fakultas Teknik,
Universitas Indonesia
keyword: Jual Pasir Zeolit, Jual Zeolit Alam, Pasir Zeolit itu apa?, Harga Pasir Zeolit, Distributor Zeolit, Suplier Pasir Zeolit Alam jakarta Bandung Bekasi Tangerang, Fungsinya zeolit apa?
0 komentar:
Posting Komentar
Click to see the code!
To insert emoticon you must added at least one space before the code.